gigsmedia

  • Home
  • Info Event
  • Review
  • Media Patnership
  • Download Theme

Ads

Review Album: Dialog Dini Hari – Tentang Rumahku

 Kepiawaian trio Dialog Dini Hari sebagai sebuah band, tidak lain tidak bukan, adalah membangun sebuah dialog dini hari. Tentu ada sesuatu yang intim dari sebuah dialog dini hari—keberadaan teman bicara yang tidak ketiduran ataupun prahara yang masih mengantri. Dalam lagu berjudul “360 Batu” yang membuka Tentang Rumahku, album keempat band asal Pulau Dewata ini, Dialog Dini Hari mengajak pendengar untuk memasuki benak seorang yang baru saja bangun tidur—lengkap dengan gitar sambil duduk bersila. Dari segi tema dan musikalitas, Tentang Rumahku adalah sebuah jabat tangan, serumpun percakapan-percakapan hangat, tawa, pengakuan-pengakuan lepas tanpa adanya cegukan sebuah selamat tinggal.
Untuk menggambarkan tema dari Tentang Rumahku, sebuah ‘introspeksi’ mungkin akan cocok diberikan. Introspeksi pribadi Dadang, Deny maupun Zio, dibalut dengan instrumentasi yang terasa minim sekaligus menggebu, dapat disimak dalam lagu “Temui Diri”—dengan alunan bas yang lantang dan gitar apik yang memberi kesan, diukur dalam standar Dialog Dini Hari, kelengkapan. ‘Ku menua bersama waktu / tak terkira rasa menusuk’, kata Dadang, sebelum mengakui kalau pribadi mereka masih bernoda.
Ada yang sedikit berubah dari format musikalitas mereka di Tentang Rumahku. Unsur jazz  dapat terdengar jelas dalam lagu “Di Balik Pintu”. Namun, lagu-lagu seperti “Tentang Rumahku” dan “Jalan Dalam Diam” masih menunjukan keringanan dan sisi melek lingkungan Dialog Dini Hari. Dadang Pranoto merupakan sosok enviromentalis yang sadar betul akan adanya masalah lingkungan—menunjukan kecintaannya pada alam sekitar. Tentang Rumahku juga menyentuh hal-hal demikian secara jelas dan tulus.
Sebagai lirikis, Dialog Dini Hari merupakan kelompok musik yang sadar akan alusi tersendiri yang dapat mengaburkan makna. Tidak sekarang, nampaknya. ‘Tuhan beri kita suara, maka bernyanyilah,’ dalam “Hiduplah Hari Ini” dinyanyikan secara sederhana, seakan-akan mengundang pendengar untuk berdiri dan bertepuk tangan.
Seperti liriknya, musik Tentang Rumahku memang terkesan lebih mudah didengar, lebih mudah dinyanyikan dan lebih mudah dinikmati. Faset terbaru ini sangatlah cocok bagi Dialog Dini Hari, walau memang Tentang Rumahku tidak dimaksudkan menjadi karya yang ambisius seperti Beranda Taman Hati. Lagu manis yang berjudul “Lagu Cinta”, duet bersama Kartika Jahja (dari Tika & the Dissidents) dengan petikan khas yang ringan, merupakan bukti dari keapikan Dialog Dini Hari yang terasa pantas (“Nada merajut rindu / di rentan waktu / terpisah jauh, merindu”).
Lagu penutup Tentang Rumahku berjudul “The Road,” dengan alunan gitar Iron & Wine dalam lagunya “Lion’s Mane,” secara konklusif menggambarkan persona Dialog Dini Hari sekarang ini: intim dan bebas. Mereka bebas untuk membuat album ini, dari kesederhanaan ini Dialog Dini Hari dapat menemukan kelengkapan—Tentang Rumahku adalah perwujudan kebebasan itu. Batasan ditemukannya nanti saja, tidak mendesak kok.
sumber ; gigsplay.com
SHARE US →
Tweet
0

About the Author

rudi project

Author & Editor

Sleek Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

Labels

  • band
  • Bazzar
  • home
  • Info Event
  • Kampus dan Sekolah
  • Lomba dan Kompetisi
  • Musik
  • new
  • News
  • Workshop dan Seminar

Popular Posts

  • GROLY OF LOVE
    Terbentuknya band GLORY OF LOVE tidak lepas dari keadaan globalisasi yang ada pada tahun 2000an, yang telah menimbulkan kerusuhan, bencan...
  • Jakarta International Java Jazz Festival 2015
    Jakarta International Java Jazz Festival 2015 Throughout the first 10 years, the Festival has presented names such as the late James ...
  • HARD ATTACK (INDONESIAN HARDCORE)
    HARD ATTACK is a band from INDONESIA, which brought the genre HARDCORE band, this band of DEPOK CITY, band stand at the end of 2006, ori...
  • LINOLEUM 10 YEARS PARTY
    LINOLEUM 10 YEARS PARTY Sabtu, 20 Desember 2014 at Lap Disjas Cimahi Mulai 11.00 WIB - Selesai ROSEMARY DONLEGO BILLFOLD UNDER 18...
  • SINGLE FROM CLOSE ME CLOSET “HILANG ARAH ”
    SINGLE FROM CLOSE ME CLOSET “HILANG ARAH ” Setelah merilis single yang berjudul “Begin” beberapa bulan lalu .   Kali ini Close Me...
  • “MOCCA HOME CONCERT”
    Grup band Mocca  kembali gelar konser istimewa sekaligus peluncuran album terbarunya yang berjudul “Home” setelah rentang sekitar 8 ta...
  • PRE LAUNCHING “DAY BY DAY” - Day Three
    An Intimate Micro Gigs. PRE LAUNCHING “DAY BY DAY” ALBUM Gigs to gigs. Day to day. Ini adalah acara pre launch dari Nissan Fo...
  • Strikeback Rilis Album Perdana
    Strikeback akan segera meluncurkan album perdana di akhir tahun 2014 ini. Album yang bertajuk “ Rhetoric Of Rebellion “ ini ...
  • rapangopdar ke-13
    Hayu merapat ke #rapangopdar ke-13 @rapatatacom, Selasa 9 Des di @rapatataRPTT. Ngobrol sambil icip2 sampel yuuk!  jangan lupa data...
  • Before Your Valentine
    “ Before Your Valentine ” Digital Kompilasi Vol. #1 Digital Kompilasi “Before Your Valentine” Vol. #1 Adalah Sebuah Kompilasi Digital Y...

Advertisement

Tweet oleh @gigsmedia

Advertisment

Tweet oleh @gigsmedia

Advertisement

Follow Us

Distributed By Blogger Templates | Designed By Templatezy